Langsung ke konten utama

Mengapa Musik Membawa Kembali Kenangan? Ini yang Dikatakan Sains


Anda sedang berjalan di jalan yang sibuk dalam perjalanan ke tempat kerja. Anda melewati pengamen yang memainkan lagu yang sudah bertahun-tahun tidak Anda dengar. Sekarang tiba-tiba, alih-alih memperhatikan semua yang terjadi di kota sekitar Anda, Anda secara mental menghidupkan kembali saat pertama kali mendengar lagu itu. Mendengar karya musik itu membawa Anda kembali ke tempat Anda dulu, dengan siapa Anda dulu, dan perasaan yang terkait dengan ingatan itu.

Pengalaman ini – saat musik membawa kembali kenangan akan peristiwa, orang, dan tempat dari masa lalu kita – dikenal sebagai memori otobiografi yang ditimbulkan oleh musik. Dan itu adalah pengalaman yang umum.

Ini sering terjadi sebagai ingatan yang tidak disengaja. Artinya, kita tidak berusaha untuk mencoba mengingat ingatan seperti itu, ingatan itu muncul begitu saja secara spontan.

Penelitian baru-baru ini mulai mengungkap mengapa musik tampaknya menjadi isyarat yang bagus untuk memunculkan kenangan. Pertama, musik cenderung mengiringi banyak acara kehidupan yang khas, seperti pesta prom, wisuda, pernikahan, dan pemakaman, sehingga musik dapat memainkan peran penting dalam menghubungkan kembali kita dengan momen-momen yang menentukan diri ini.

Musik juga sering menarik perhatian kita, karena pengaruhnya terhadap pikiran, tubuh, dan emosi kita. Saat musik menarik perhatian kita, hal ini meningkatkan kemungkinan bahwa musik akan dikodekan dalam memori bersama dengan detail peristiwa kehidupan. Dan ini berarti itu bisa berfungsi sebagai isyarat yang efektif untuk mengingat peristiwa ini bertahun-tahun kemudian.

Kenangan positif

Dalam penelitian baru-baru ini, rekan saya dan saya menemukan bahwa sifat emosional dari sebuah karya musik merupakan faktor penting dalam fungsinya sebagai isyarat ingatan.

Kami membandingkan musik dengan isyarat memori emosional lainnya yang telah dinilai oleh sekelompok besar peserta sebagai menyampaikan ekspresi emosional yang sama seperti kutipan musik yang kami gunakan. Ini termasuk membandingkan musik dengan "suara emosional", seperti suara alam dan pabrik dan "kata emosional", seperti "uang" dan "tornado".

Copyright 2023 as. To See More, Visit: https://theconversation.com/why-does-music-bring-back-memories-what-the-science-says-197301

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SB19 Rilis Single Baru ‘Gento’

SB19 baru saja merilis single terbaru mereka, “GENTO,” dan itu semua yang ditunggu-tunggu oleh ATIN!   Lagu baru ini tidak hanya menampilkan bakat berani SB19 tetapi juga memberikan gambaran sekilas tentang apa yang akan terjadi di PAGTATAG grup yang sangat dinantikan! zaman.   Lagu ini membawa pesan pertumbuhan dan ketahanan yang kuat, melambangkan perjalanan perbaikan grup selama bertahun-tahun. Single ini juga mengisyaratkan suara baru dan genre yang belum dijelajahi, dan menampilkan permainan kata yang menarik, menggabungkan kata Filipina ganito (seperti ini), ginto (emas), dan gento (gaul Caviteño untuk ganito).   Single ini mengatur panggung untuk EP mereka yang akan datang, PAGTATAG!. Pada 15 Mei, SB19 juga mengumumkan tur dunia kedua mereka, dimulai dengan dua pertunjukan di Araneta Coliseum yang ikonik pada 24 dan 25 Juni. Tiket akan tersedia mulai 21 Mei.   Detail tentang perhentian lainnya belum diumumkan. Mereka juga akan terbang ke Amerika Serikat dan Ka...

Robyn Rihanna Fenty!

Rihanna, nama lengkapnya Robyn Rihanna Fenty, adalah seorang penyanyi, penulis lagu, aktris, dan pengusaha Barbados yang mendapatkan popularitas global dalam industri musik dan fashion. Ia lahir pada tanggal 20 Februari 1988 di Saint Michael, Barbados.   Rihanna mulai mengejar karir musiknya pada usia muda dan merilis album debutnya yang berjudul "Music of the Sun" pada tahun 2005. Namun, ia mencapai kesuksesan besar dengan album keduanya yang berjudul "A Girl like Me" (2006) yang menghasilkan hits seperti "SOS" dan "Unfaithful". Kesuksesan berlanjut dengan album-album berikutnya seperti "Good Girl Gone Bad" (2007), "Rated R" (2009), "Loud" (2010), dan "Talk That Talk" (2011).   Rihanna dikenal dengan gaya musik yang beragam, dari pop dan R&B hingga dancehall, reggae, dan EDM. Dia telah menciptakan lagu-lagu yang populer dan banyak mendominasi tangga lagu di seluruh dunia, termasuk "Umbrella,"...

Berkenalan dengan Musik Klasik

Musik klasik memiliki popularitas yang tetap dan berkelanjutan sepanjang waktu. Meskipun mungkin tidak sepopuler seperti genre musik pop, rock, atau hip-hop, musik klasik terus menarik minat dan penghargaan dari pendengar di seluruh dunia. Berikut adalah beberapa faktor yang mempengaruhi popularitas musik klasik:   Warisan Budaya dan Sejarah: Musik klasik memiliki warisan budaya dan sejarah yang kaya. Karya-karya dari komposer terkenal seperti Beethoven, Mozart, Bach, dan Tchaikovsky telah bertahan selama berabad-abad dan dihargai sebagai bagian integral dari warisan musik dunia. Musik klasik memberikan perspektif kekayaan budaya dan perkembangan musik dari masa lalu.   Keindahan dan Keunikan Musik: Musik klasik ditandai oleh keindahan melodi, harmoni, dan aransemen musik yang kompleks. Karya-karya klasik menampilkan ekspresi emosi yang mendalam dan dapat menghadirkan pengalaman mendalam bagi pendengar. Banyak orang menemukan kepuasan dalam mendengarkan dan menghargai keunikan...